highslide wordpress

Membuat Brosur

cara buat brosur

cara membuat brosur

Cara Membuat Brosur dan Pamflet yang menarik

oleh : antoko

Jika anda ingin membuat brosur atau pamflet sesuai keinginan anda tentunya hal itu sangatlah baik jika konsep sepenuhnya merupakan ide dari anda sendiri, namun kadang kita kesulitan untuk dapat menuangkan konsep tersebut ke dalam bentuk desain brosur yang menarik karena kadang kita memiliki keterbatasan untuk hal tersebut. Untuk mengatasi masalah itu belajar membuat brosur dari portofolio orang lain merupakan salah satu cara alternatif mudah yang dapat anda pilih atau bisa meminta bantuan jasa desain brosur untuk membantu mewujudkan konsep anda.

Berikut ini merupakan sedikit tips Yang perlu diperhatikan oleh anda dalam membuat brosur, adalah sebagai berikut :

1.       Content Isi / teks: Isi materi tulisan dalam brosur bisa saja mencakup keseluruhan isi materi yang akan kita sampaikan, namun dalam hal ini dapat menjadikan brosur anda terlihat padat akan tulisan dan terkesan sempit tidak luas, sehingga komposisi desain akan sangat minimalis. Namun banyak juga brosur yang hanya mencantumkan 30 % dari content teks isi materi, selanjutnya para pembaca akan di arahkan ke media lain seperti Website atau Nomor telfon untuk mengetahui informasi lengkap selanjutnya. Biasanya peran desain dan gambar sangat menentukan dalam pembuatan brosur unik dan indah untuk dipandang.

2. Layout : Layout atau posisi tata letak berkaitan erat dengan bentuk brosur, ukuran brosur dan content isi brosur, baik teks, gambar, maupun desain lainnya. Karena layout merupakan panduan awal yang penting untuk menentukan di mana nantinya teks, gambar, atau desain akan kita letakkan dalam media brosur, sehingga dengan arah penempatan yang kita tentukan sebelumnya, isi materi akan dapat tersusun dengan sempurna dan akan memudahkan kita tentunya untuk memodifikasi brosur tersebut

brosur desain

layout brosur

3. Typografi : Pemilihan jenis font sangat mendukung estetika tampilan teks dari sebuah brosur. Typografi juga dapat dijadikan alternatif pengganti gambar karena font dapat dimodifikasi sedemikian rupa untuk menggantikan fungsi gambar. Namun yang perlu diperhatikan disini adalah jangan menggunakan Font yang susah di baca, karena akan menyulitkan para pembacanya sendiri. Bisanya sering kali kita melihat font font dengan jenis baru yang kita anggap menarik, lucu, garang, lalu kita pakai dalam penulisan, namun menurut saya hal itu malah akan membuat pembaca mengalami kesulitan dalam membacanya. Menarik buat anda bukan berarti menarik untuk orang lain, dan tentunya anda pasti tidak menginginkan informasi di dalam brosur anda, ada yang hilang dari pemahaman orang lain, walaupun sepenggal kata, akhibat font font yang susah di baca tersebut.

typografi

typografi font brosur

4. Gambar : Gambar dalam bentuk bitmap ataupun vector juga sangat berpengaruh besar dalam mendukung unsur seni dalam sebuah brosur, sehingga membuat brosur mempunyai aksen indah dipandang mata. Contoh gambar brosur disarankan untuk sesuai dengan tema brosur. Penggunaan gambar yang sesuai dan berhubungan dengan informasi yang akan kita sampaikan akan lebih mengena di hati pembaca. Misal anda adalah pemilik hotel yang ingin membuat brosur, tentunya anda akan lebih memilih gambar – gambar ruangan hotel, restaurant, dan fasilitas fasilitas lainnya dibanding anda memilih gambar – gambar binatang.

5. Warna : Pemilihan warna yang tepat dapat menambah energi dalam brosur anda, karena setiap warna memiliki makna dan arti yang berbeda. Sehingga jika memungkinkan pilihlah warna sesuai dengan informasi yang anda ingin berikan. Berikut contoh arti warna :

Merah : Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya.

Kuning : Optimis, Harapan.

Biru : Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan.

Hijau : Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan.

Oranye : Energy, Keseimbangan, Kehangatan.

Ungu/Jingga : Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Transformasi, Keangkuhan.

Coklat : Tanah/Bumi, Kepercayaan, Kesenangan, Daya Tahan.

Abu Abu : Intelek, Masa Depan (Milenium), Kesederhanaan, Kesedihan.

Hitam : Kekuatan, Seksualitas, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan, Keanggunan. Sumber image: http://www.dreamstime.com/

warna brosur

warna brosur

6. Desain Garafis : Penambahan sentuhan desain garfis yang menarik akan membuat tampilan brosur anda ciamik apabila dilihat. Desain memang diperuntukkan untuk memberikan sentuhan tersendiri bagi pembacanya, sehingga desain dapat menarik psikologis dan emosi dari pembaca. Nah untuk yang satu ini anda harus pandai pandai dalam berekspresi dalam coretan coretan kertas maupun digital.

7. Bahan : Penentuan jenis bahan kertas brosur juga menentukan nilai jual dari brosur anda di mata konsumen. Jika brosur anda menggunakan jenis kertas yang exslusive tentunya hal itu juga membuat daya tarik akan brosur anda menjadi terkesan elegant. Pada umumnya brosur banyak yang tercetak di atas bahan kertas jenis Art Paper,Art Karton, Mate Paper, Maupun Kertas HVS

 

8.       Ukuran : Sebelum anda menentukan untuk mencetak brosur ada baiknya anda menentukan ukuran brosur yang akan anda buat terlebih dahulu, karena selisih 1 cm saja dalam menentukan ukuran dapat mereduksi sebanyak 10 sd 20 % biaya cetak anda. Pada umumnya ukuran brosur dan pamflet, leaflet adalah sebagi berikut :

a.       A5 yaitu berukuran : 14.8 x 21 ( A4 dibagi 2 )

b.      A4 yaitu berukuran : 21 x 29.7 ( A3 dibagi 2 )

c.       A3 yaitu berukuran : 29.7 x 42 ( A2 dibagi 2 )

Dan untuk selanjutnya anda dapat memodifikasinya dengan penentuan garis lipat

9. Vernish, Spot & Laminating : Penambahan polesan luar dari kertas brosur pasca percetakan akan memberikan sentuhan berbeda di tangan konsumen, baik secara kasat mata maupun sentuhan langsung. Pada umumnya brosur diberi beberapa jenis lapisan luar untuk alasan daya tarik maupun daya tahan. Lapisan – lapisan tersebut dapat di definisikan sebagai berikut :

a.       UV Vernish : Yaitu pemberian semacam zat kimia cair ( Varnish ) yang di lekatkan pada permukaan brosur, biasanya brosur yang di berikan lapisan varnish langsung kering melalui penyinaran ultraviolet pada mesin UV

b.      Laminating Glosy : laminating ini biasanya berupa plastik tipis yang berwana putih bening yang di lekatkan pada permukaan brosur, biasanya digunakan untuk menjaga daya tahan brosur dari percikan air. Hasil akhir pun tidak jauh berbeda dengan lapisan varnish yang mengkilap

c.       Laminating Doff : Laminating ini jenis bahannya hampir sama dengan laminating glossy hanya saja terdapat perbedaan yang mencolok yaitu pada dasar permukaan brosur tidak terlihat mengkilap namun lebih cenderung bersifat lembut jika di sentuh

d.      Spot UV : Penggunaan spot uv biasanya di tambahkan pada posisi – posisi tertentu saja, seperti pada Tulisan Utama atau tulisan tulisan maupun gambar yang ingin lebih di tonjolkan dari tulisan lainnya. Sehingga tulisan tersebut dapat terlihat lebih mengkilap.

 

10. POND : Jika anda menginginkan model brosur dengan aksen berbeda seperti penambahan Lubang, potongan potongan khusus berliuk liuk, horizontal, vertikal dan bentuk potongan lainnya, maka anda dapat menggunakan beberapa model pisau pond sebagai media pendukungnya. Hal ini  dapat menjadikan brosur anda menjadi brosur unik.

 

 



7 Comments

  1. mahfuz wrote:

    malam bapak infonya biar saya libih paham

  2. umarpapua wrote:

    Artikel yang sangat menarik…

  3. anty wrote:

    MMM….Trus kalau perpaduan warna yang Okyy Gimana Thu

  4. Triko wrote:

    kalo cara buat brosur toko tanaman dan cara menanamnya gimana?

  5. reza wrote:

    mantappppp bos..,, I LIKE IT..^_^,

    thanks ea info-a…
    by ~ reza

  6. NSL wrote:

    Info yang bermanfaat …
    t’rims ya … ^L^ ..

  7. candra wrote:

    terimakasih ats informasinya
    sangat bermanfaat sekali